MENGHADAPI SI SIRIK


Selama menduduki posisi atau jabatan tertentu, ada saja teman yang tak suka dan iri kepada Anda. “Musuh-musuh” ini kerap membuat Anda berada dalam situasi tak mengenakkan. Bahkan bisa jadi mereka menyepelekan prestasi Anda, bahkan tega menyusun siasat untuk menjatuhkan Anda. Singkat kata, teman-teman yang iri hati bisa menjadi musuh yang menghambat kemajuan karier Anda.

KLIK - Detail Rekan sekerja yang sangat iri hati dapat dengan mudah dikenali karena dia akan selalu berkompetisi dengan Anda dalam segala hal. Sedangkan musuh dalam selimut akan menunggu kesempatan untuk membeberkan kejelekan, kegagalan ataupun kesalahan yang Anda lakukan dan musuh tipe ini merupakan musuh yang paling berbahaya.

Ada dua cara dasar berhadapan dengan rekan sekerja yang iri hati, yaitu:
1) Jinakkan perasaan iri hati mereka, atau
2) Memberikan perlawanan terhadap usaha mereka
Sebelum memutuskan cara mana yang akan ditempuh, jawablah beberapa pertanyaan ini. Apakah perilaku Anda yang mereka salahkan? Apakah Anda melakukan sesuatu yang membuat mereka iri hati? Apakah Anda meremehkan rekan sekerja? Apakah Anda menyombongkan keberhasilan Anda?

Pertanyaan-pertanyaan di atas harus Anda tanyakan kepada diri sendiri bila Anda tidak ingin membuat orang lain membenci Anda. Bila Anda menyadari kekurangan Anda, usahakan untuk mengubahnya. Bersikaplah baik dan rendah hati. Bangun rasa percaya diri rekan sekerja Anda dengan menceritakan pengalaman atas keberhasilan yang Anda capai dan ajarkan rekan sekerja cara mencapai suatu keberhasilan.

1. Menjinakkan perasaan iri hati rekan sekerja
Bila dulu Anda bersikap arogan, ubah sikap ini dan coba berdamai dengan musuh-musuh Anda. Perlihatkan perubahan yang tulus. Demi karier, reputasi, dan kesehatan jiwa Anda, hindari pertengkaran atau perasaan yang tidak sehat di lingkungan kerja. Bila Anda melakukannya karena takut terhadap apa yang akan dilakukan oleh rekan sekerja Anda terhadap karier Anda, hal ini dapat langsung mereka kenali. Coba lakukan perubahan dengan tulus karena hal ini merupakan sikap yang profesional.

Berperilaku baik agar rekan sekerja menghargai Anda. Apakah Anda selalu ingin menang? Tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki kesalahan di masa lalu. Percayalah, setiap orang dapat melakukannya. Berikut langkah yang bisa dilakukan:

– Utamakan tim
Jadilah orang yang selalu mengutamakan tim kerja ataupun anak buah. Tidak ada yang lebih penting daripada memberikan dukungan kepada orang-orang di sekitar Anda. Mencoba menjauhkan diri dari rekan yang iri hati justru akan membuatnya semakin iri dan membenci Anda.

– Mencegah perasaan iri hati
Bila Anda dapat mengenali rekan sekerja atau bawahan yang tidak puas dan dapat merasakan bahwa kemungkinan dia akan membenci Anda, Anda dapat mencegah perasaan iri hatinya. Sekali-sekali berikan pujian. Bersikap rendah hati serta kenali perasaan iri hatinya dan antisipasi.

– Luangkan waktu
Sempatkan diri Anda untuk memberikan selamat kepada rekan sekerja atas keberhasilan yang mereka capai. Anda sendiri harus berusaha untuk tidak iri hati karena perasaan iri hati sangat mudah terlihat oleh orang lain. Bila Anda memiliki perasaan iri hati atau memperlihatkan perilaku yang negatif, Anda akan mendapatkan respons yang serupa.

2. Melakukan perlawanan
Bila Anda tidak sanggup menjinakkan perasaan iri hati dari rekan sekerja, Anda harus melakukan sesuatu demi reputasi Anda. Bila Anda difitnah, Anda harus dapat membuktikan bahwa apa yang dikatakan orang mengenai diri Anda tidak betul. Jangan balas fitnahan dengan fitnahan, karena hal ini hanya memperburuk keadaan. Jangan berhenti memberikan pujian kepada rekan sekerja atas prestasinya, selalu tersenyum dan bersemangat, kerja keras dan hindari gosip dan bergosip.

– Dukungan dari pimpinan
Salah satu yang harus dilakukan bila Anda akan membela diri Anda adalah mencari dukungan pimpinan karena hal ini dapat membuat rekan sekerja yang iri hati kepada Anda menjadi segan dan tidak berani menciptakan masalah.

– Jangan bersikap lemah dan rapuh.
Bicarakan permasalahan yang Anda hadapi dengan atasan Anda di ruang tertutup dengan cara yang resmi. Utarakan kekhawatiran Anda dan selalu sampaikan setiap kemajuan yang Anda rasakan.

– Catat setiap perselisihan
Catat setiap masalah yang terjadi antara Anda dan rekan sekerja yang iri hati untuk menjadi bukti bila diperlukan. Usahakan untuk bersikap profesional. Jangan terpengaruh jika dia bersikap kasar. Kendalikan diri Anda. Bila Anda terpancing melakukan suatu tindakan yang tidak terpuji maka hal ini akan merugikan karier Anda.

– Beri kesempatan kepada mereka untuk mundur
Hindari sikap mengancam ataupun sikap yang membuat musuh Anda tak berdaya. Anda perlu ingat bahwa Anda mencoba menghindari pertengkaran besar oleh karena itu beri kesempatan kepada musuh Anda untuk mundur. Beri kelonggaran agar hubungan Anda tetap baik. Bila tiba-tiba musuh Anda bersikap manis dan ramah, Anda tidak perlu curiga. Mungkin dia berusaha untuk minta maaf dengan caranya tanpa mengorbankan harga dirinya. Sebaiknya Anda terima usahanya tersebut agar perselisihan Anda tidak meruncing.

Berhadapan dengan rekan sekerja yang iri hati sering membuat Anda berada dalam situasi yang sulit untuk dihindari. Berusahalah untuk menjadi pemain tim yang baik dan kurangi perasaan iri hati mereka sebelum timbul masalah. Antisipasi segala sesuatu yang bersifat negatif sedini mungkin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: