Teman Tapi Mesra

Kata-kata tersebut pastinya sudah nggak asing
lagi. Hubungan yang berawal dari teman tak sedikit
yang berlanjut menjadi cinta. Tapi jika jalannya
salah, yang inginnya mesra malah sengsara. Waduh!

Dari teman jadi pacar bukanlah hal yang aneh lagi. Tak
sedikit film ataupun lagu yang berkisah tentang jenis
percintaan ini.

Sebenarnya jalur ini merupakan salah satu jalur ideal
untuk mencari cinta. Lewat berteman, pribadi-pribadi
yang tak sesuai akan tersisih dan yang cocok akan
semakin melekat di hati. Seorang sahabat pastinya juga
saling percaya, jujur, dan punya komunikasi yang baik.
Tiga hal tadi bisa membuat hubungan cinta semakin
mantap.

Tapi hubungan ini memang sulit untuk diwujudkan
terutama uJntuk memulainya. Kedua pihak pastinya
sama-sama takut membahayakan hubungan yang selama ini
sudah berjalan dengan baik.

Rahasia sukses untuk meng-upgrade status pertemanan
anda menjadi pacar adalah, jangan tergesa-gesa.
Lakukan dengan santai, perlahan, dan tenang.

Tujuan awal anda adalah membuat si target sering
menghabiskan waktu berdua dengan anda. Perlahan,
status teman mulai bergeser menjadi teman dekat. Pada
tahap ini anda harus bersabar. Jangan dulu melakukan
hal-hal yang bisa membahayakan usaha anda. Intinya,
kedua pihak harus merasa nyaman terlebih dahulu.

Jangan melakukan hal-hal yang mencurigakan misalnya,
mengajak makan malam di restoran yang romantis atau
menonton film-film cinta. Sebagai awalan, ajak target
untuk menonton film-film komedi atau film-film yang
menjadi kesukaan anda berdua. Setelah itu, jangan
langsung beranjak ke makan malam yang romantis. Agar
keduanya tetap nyaman dan nggak salah tingkah,
restoran fast food atau cafe yang cozy bisa jadi
pilihan.

Nah, jika situasinya mulai ‘aman’ dan kedua pihak
mulai merasa nyaman satu sama lain barulah maju ke
tahap selanjutnya. Jika dulu film komedi, sekarang
film-film romantis bisa jadi pilihan. Makan malam
ditemani temaram lilin juga sudah boleh mulai dicoba.
Lalu, lihat reaksinya.

Jika semuanya berjalan baik-baik saja dan tak ada
perubahan dari dia maupun anda, maka artinya ada
sinyal positif. Apalagi jika sentuhan ringan seperti
gandengan tangan dan peluk hangat anda diterima dengan
senang oleh dia.

Sebelum menyatakan cinta, anda harus yakin anda tak
salah menanggapi reaksi darinya. Caranya, coba langkah
ini:

Tanya Teman Dekat
Di luar anda berdua pasti ada teman lain yang juga
sepermainan. Biasanya, teman-teman tersebut sering
dijadikan ajang curhat atau berperan sebagai
perantara. Kenali teman yang kira-kira menjadi tempat
curhat target. Jika si teman itu bukan termasuk orang
yang ’ember’ alias senang menyebarkan gosip, maka anda
bisa mempercayai dia. Dekati pelan-pelan dan tanya
padanya apakah si dia pernah membicarakan anda.
Informasi yang diberikan biasanya bisa dipercaya.
Kecuali, yang anda mintai informasi adalah saingan
anda.

Jangan Terlalu Ngotot
Jaga diri anda. Jangan terlalu sering menujukan
perasaan anda di depan dia dan teman-teman. Sesekali
tidak apa-apa, kalau terlalu sering nanti dia akan
bosan dan merasa terganggu.

Jangan Banyak Omong
Daripada dicap gombal lebih baik kurangi ekspresi
cinta anda dari omongan belaka. Perhatian dan tindakan
nyata akan lebih berarti dan lebih diingat olehnya.

Jujur
Ketika anda siap mengutarakan perasaan, usahakan untuk
berbicara dengan jelas dan jujur. Jangan sekedar
menyatakan cinta, tapi juga ceritakan bagaimana
perasaan itu bisa timbul di hati anda. Cari suasana
dan tempat yang mendukung. Jangan sampai hanya
gara-gara salah ucap dan kondisi yang tak tepat, usaha
anda selama ini langsung berantakan.(fta)

Iklan

2 Komentar »

  1. Anonymous said

    Just cruising the net and came across this great blog – excellent articles – Philip
    If you have a moment please take a look at my site: Air Ionizers

  2. Anonymous said

    Corporate Blogging Takes Off
    Ensure a Secure Computing Environment Using Effective Patch Management Find out how effective patch management can help ensure that your computers remain secure and available.
    ##we have every niche and fetish here##–>

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: